Menjawab Krisis Styrofoam dengan Ekonomi Sirkular
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah plastik dan styrofoam terbesar di dunia. Padahal, styrofoam membutuhkan waktu hingga 500 tahun untuk hancur berkeping-keping di lautan, meracuni ekosistem pesisir kita.
Di sisi lain, budaya coffeeshop yang berkembang pesat menghasilkan berton-ton limbah ampas kopi harian yang hanya berakhir menghasilkan gas metana di pembuangan sampah akhir.
Mycelite mengawinkan kedua masalah ini menjadi solusi. Menggunakan jaringan akar jamur (miselium) sebagai lem organik alami, kami menumbuhkan kemasan dalam cetakan yang diisi limbah ampas kopi. Setelah miselium memenuhi cetakan, material dipanaskan (baked) agar steril dan menghentikan proses pertumbuhan. Hasilnya adalah kemasan pelindung super tangguh yang 100% organik.